Tampilkan postingan dengan label Ngasal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngasal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Sanubari #1

Aku pergi
Seperti seorang pengelana
Mungkin aku telah tiada
Mungkin juga tak membekas

"Bodoh!"

Kata itulah yang selalu terucap di hatiku yang payau
Bertabur risau
Tak lepas puing-puing penyesalan

"Salahkah aku bermimpi?"

Jerit hatiku yang menangis dalam rintihan sendu
Sendiri bersama kepingan harapan
Berdiri tanpa angan
Meratapi jatuhnya rasa semangat yang bergejolak. Dulu






Kamis, 30 Januari 2014

Cermin Sang Skeptis

Enggak sih, niatnya sih bukan nyindir, tapi lagi pengen ngomongin paradigma remaja jaman sekarang aja. Hayo, enak nggak hidup dibelakang status?

Minggu, 17 November 2013

Lucunya Remaja

Bentar-bentar nengok hp, bentar-bentar nengok hp. "aduh dia kapan sms aku ya, kapan ya..." harapannya sih gitu, tapi real-nya beda, ditunggu ngga dateng-dateng eh malah operator yang sms. Yah.. namanya juga naksir, mau gimana lagi, udah kodrat manusia kan suka sama lawan jenis, apalagi yang sampe stuck. Bawaannya "cintaku, sekonyong-konyong koder, nanging tresno nang awakmu sak lawase." bhaha, boleh boleh solarr.

Labil bangs*at!

Awalnya sih gini kalo udah jadian, "Sayang, you're my everything." wah, bisa dibilang so sweet, sapa coba yang gak ngefly kalo dibilangin gituan, apalagi sama yang ditaksir, terus udah lama suka gitu, terus pas nembak diterima gitu, terus tiba-tiba bilang gitu. Eh berjalan sehari dua hari tiga hari seminggu dua minggu 3 minggu sebulan dua bulan setahun, oalaaah, goyah tanpa sebab, tanpa alasan pasti, saling adu argumen, opini sama ego masing masing udah gak pasti, gak ada saling mengalah lagi, terus PUTUS. Ya, putus pake titik dibelakangnya. Woyy gampang banget woyy gila. terus pada ngigau sambil mangap ga jelas terus ngomong di hati sambil nangis terisak-isak, "LUMPUHKANLAH INGATANKU HAPUSKAN TENTANG DIAAA.".

Labil bangs*at!

Jumat, 15 November 2013

Beri tepuk tangan untuk opini kosong

*nyalain tv *matiin tv *nyalain tv * matiin tv *nyalain tv *gonta-ganti channel *matiin tv *nyalain tv, begitu setiap hari yang aku lakukan, bosan mendengar para Aparat Pemerintahan melakukan pengambilan SEJUMLAH uang dengan perjanjian antar sahabat tanpa sepengetahuan alias korupsi.

Oh man!!!. apa gaji kalian ga cukup? 50 sejuta dan beberapa fasilitas dari negara yang terkesan "mewah" ? Oh iya ya inikan indonesia. Nah loh indonesia udah dicap sebagai negara yang gak serius!!, lalu setelah semua anggapan yang perlahan mengambang ke permukaan ini, apa yang harus kita lakukan?

Weitts, jangan lupa, mereka juga sering tidur dan mbo dan gak ngedengerin dan mungkin nggak ngasih saran. Aaarrrgh apalah arti kehadiran para sarjana-sarjana berjas yang "goblok" itu.

Sebenarnya KPK kerjanya udah bagus, tapi mereka kurang dalam mendapat informasi dari tersangka, kadang berita beredar simpang siur ga jelas, atau apalah, yang membuat publik dibutakan dengan seakan-akan kita dipermainkan oleh mereka. Nah, soal interogasi tersebut, mengapa mereka tak mencoba dengan menyewa jasa Romy rafael dan Uya kuya? bukannya di tv swasta sudah sering kita lihat mereka mengkuak informasi rahasia dari orang-orang sukarelawan disana?. Haha oke ini emang agak konyol tapi yah.. sekedar saran aja, siapa tau mungkin masalah berita simpang siur ga jelas itu bisa terselesaikan tanpa mendatangkan masalah baru.

Moresick

Kemarin, sekarang, ataupun besok kulewati jalan ini terlihat biasa saja
Debu polusi sampah bagai makanan sehari-hari
Klakson juga saling bersautan
Angkot yang ngasal motong jalan
Balapan liar dimana-mana
Macet lah apalah
FU dimana-mana yang bikin ngiler

Tiba-tiba terdengar suara dari belakangku
"Hey!!" kata dia
"Ah, pasti mau nanya tugas, udah tau aku anaknya gini." batinku
Lalu kulihat ke belakang dengan penuh kebosanan
Kulihat dirinya melambaikan tangan dengan senyumnya yang renyah
Ya. Selalu ku ingat senyumnya
Yang mendinginkan suasana hati yang kacau ini
Yang mendamaikan pikiran dan otak kotor penuh dengan umpatan dan tekanan
Yang mewarnai hidup disaat pelangi sudah tak mau datang mem-pelangikan keadaan


#senyum