Minggu, 23 November 2014
Not A Really Bad Day
"Aku yang terluka oleh terjalnya jalanan, tersesat, tanpa arah ini masih menari dibawah hujan rintik yang turun dengan mesranya."
Minggu, 26 Oktober 2014
-
Bukannya menyerah, tetapi takdir yang berbicara
Bukan saatnya jatuh, meski semangat sudah tak utuh
Bulatkan tekad, bungkam rasa malas
Terus melangkah, buat bumi meronta
Tunjukkan bahwa diri ini bukan seorang pecundang!
Bukan saatnya jatuh, meski semangat sudah tak utuh
Bulatkan tekad, bungkam rasa malas
Terus melangkah, buat bumi meronta
Tunjukkan bahwa diri ini bukan seorang pecundang!
Rabu, 15 Oktober 2014
Sanubari #1
Aku pergi
Seperti seorang pengelana
Mungkin aku telah tiada
Mungkin juga tak membekas
"Bodoh!"
Kata itulah yang selalu terucap di hatiku yang payau
Bertabur risau
Tak lepas puing-puing penyesalan
"Salahkah aku bermimpi?"
Jerit hatiku yang menangis dalam rintihan sendu
Sendiri bersama kepingan harapan
Berdiri tanpa angan
Meratapi jatuhnya rasa semangat yang bergejolak. Dulu
Seperti seorang pengelana
Mungkin aku telah tiada
Mungkin juga tak membekas
"Bodoh!"
Kata itulah yang selalu terucap di hatiku yang payau
Bertabur risau
Tak lepas puing-puing penyesalan
"Salahkah aku bermimpi?"
Jerit hatiku yang menangis dalam rintihan sendu
Sendiri bersama kepingan harapan
Berdiri tanpa angan
Meratapi jatuhnya rasa semangat yang bergejolak. Dulu
Sabtu, 26 April 2014
Self(ish) Note
Sepatah-kata keluar tanpa henti
Protes diri mengapa ini terjadi
Berhenti bermimpi
Mulai beraksi, memberi arti
Hempas dunia, tunjukkan bukti
Bahwa diri ini bukanlah seorang pecundang
Bukanlah masalah berada dibawah
Meski tak dianggap
Ataupun tak digurau
Dihina dan diremehkan
Dibenci apalagi dikucilkan
Aku akan tetap menerimamu kawan
Pergi tuk kembali, atau pergi tak kembali
Tetapi kapan?
Haruskah aku menunggu dengan seksama
Menanti datangnya senyummu
candamu, tawamu, semuanya
Maafkan aku akan keegoisanku yang terus mengeluh
Tetap produktif meski hati tak kunjung kondusif
Membuka mata, membuka jiwa, memberi harapan
Gapai tujuan, tembus batas, lewati awan
semangat!
Tentu saja karena kita memang manusia
Mungkin aku tidak punya pandangan tentang dunia
Apa yang aku lakukan mungkin juga sia-sia
Aku sudah lelah dengan kegagalan yang terus menerpa
Apakah aku manusia yang gagal?
Maafkan aku akan keegoisanku yang terus mengeluh
Sabtu, 05 April 2014
Jumat, 14 Maret 2014
Nakal
Pagi
itu, di hari yang cerah, matahari begitu manja menyebar sinar dan kilaunya,
begitu juga bunga-bunga yang menyambut mesra, dan tentu saja, Pak Khalil yang rumahnya
depanku, mem-bleyer sepeda motornya
begitu matahari datang.
“Ah, masih sama seperti
biasanya.” Kataku
-
LAGI PANAS, BOBI BIKIN ULAH LAGI CUK
Udah ah, lupain.
Oh iya, udah lama enggak ngepost cerita, post aja ah, mumpung tiba-tiba inget assassin creed, iya tadi barusan maen gamenya. ceritanya mau kubuat pake jalan cerita sendiri, beda, lain daripada yang lain, hehe, biar kayak novelis terkenal *wanjiiir
Yok begadang!
Udah ah, lupain.
Oh iya, udah lama enggak ngepost cerita, post aja ah, mumpung tiba-tiba inget assassin creed, iya tadi barusan maen gamenya. ceritanya mau kubuat pake jalan cerita sendiri, beda, lain daripada yang lain, hehe, biar kayak novelis terkenal *wanjiiir
Yok begadang!
Langganan:
Postingan (Atom)